Dummy P17

Bengkalis, elaeis.co - Terobosan terbaru pemerintah yakni Bank Benih Perkebunan (BaBe-Bun) mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak. Rencananya aplikasi ini akan diluncurkan pada 17 Maret 2023 mendatang.

Meski belum resmi dihadirkan, program pemerintah melalui Direktorat Perbenihan Perkebunan Kementerian Pertanian ini digadang-gadang dapat menjadi wadah bagi pelaku usaha dan pekebun kelapa sawit untuk memperoleh informasi mengenai benih kelapa sawit. 

Bahkan juga dapat informasi bagaimana cara mendapatkan benih unggul dengan mudah dan cepat. Aplikasi ini nantinya akan dilaunchingkan langsung oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Makasar.

Dummy P20

Menurut Kadisbun Bengkalis, Mohammad Azmir, program ini sangat bagus. Bahkan ia berharap kesulitan petani khususnya dalam memperoleh bibit unggul dapat teratasi.

"Jika berjalan baik maka tidak menutup kemungkinan turut berkontribusi dalam perbaikan-perbaikan perkebunan di Indonesia, khususnya di Bengkalis," bebernya kepada elaeis.co, Selasa (14/3).

Azmir mengatakan, pihaknya belum mendapatkan informasi apakah dinas perkebunan di daerah akan turut dilibatkan. Misalnya dalam penyaluran. Namun mengenai bibit atau benih sebelumnya pihaknya diturut sertakan.

Dummy P21

Sejatinya, Pemerintah Kabupaten Bengkalis, terus gesa realisasi peremajaan sawit rakyat (PSR). Langkah ini dilakukan selain karena banyak kebun kelapa sawit yang sudah berusia tua, juga karena banyaknya kebun yang produktivitasnya rendah.

"Banyak sekali kebun kelapa sawit milik petani kita yang produktivitas. Padahal petai hanya menggantungkan hidupnya pada kebunnya tersebut," tuturnya.

Dari catatannya, kebun- kebun milik petani itu hanya menghasilkan tandan buah segar sebanyak 700kg/bulan. Hasil ini tentu dinilai sangat rendah jika dibandingkan degan potensi tanaman bernama latin Elaeis Guineensis itu.

"Banyak penyebabnya. Salah satunya penggunaan bibit yang asal-asalan. Petani tidak tau asal usul bibit yang digunakan tersebut. Bisa dikatakan bibit abal-abal tidak berkualitas," imbuhnya.

Selain itu, rendahnya produktivitas juga lantaran kurangnya perawatan yang dilakukan petani terhadap tanamannya itu. Misalnya dalam pemupukan dan sebagainya

Kata Azmir, luasan kebun rakyat yang terdapat di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan itu mencapai 130.547,70 hektar.
 

Dummy P18