Dummy P17

Secara terpisah, ekonom asal kota Medan, Gunawan Benjamin, sempat mengungkapkan keheranannya terhadap hasil tender PT KPBN pada akhir pekan lalu.

"Padahal jika berkaca kepada harga CPO dunia, justru mengalami kenaikan dari RM 3.850 per ton pada hari Kamis, menjadi sekitar RM 3.905 per ton," ungkap akademisi dari kampus Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) ini.

Tetapi ia akhirnya maklum dengan perkembangan harga CPO tersebut setelah melihat nasib mata uang Rupiah yang terus mengalami penguatan terhadap mata uang Dollar Amerika Serikat (AS). 

Dummy P20

Baca juga: Harga CPO di Riau Membubung

"Penurunan harga CPO ini, menurut saya, salah satunya didorong oleh penguatan mata uang Rupiah terhadap US Dolar," ujar pengajar mata kuliah ekonomi syariah tersebut.

Kata Gunawan, secara keseluruhan, penguatan Rupiah akan menjadi angin segar bagi kondisi ekonomi makro yang lebih terkendali. 

Dummy P21

Menurutnya, ekonomi di Tanah Air secara umum justru akan lebih banyak mendapatkan manfaat dari penguatan mata uang Rupiah itu sendiri. 

Baca juga: Tiga Bursa Ini yang Pengaruhi Besaran Penetapan Harga Referensi CPO Periode September 2024

Meskipun, ucap Gunawan melanjutkan, tidak semua sektor ekonomi akan diuntungkan dari penguatan Rupiah, terlebih bagi kinerja ekspor di wilayah Sumatera Utara, termasuk ekspor CPO. 

Gunawan sendiri melihat sejauh ini mata uang Rupiah terus menguat sebesar Rp 15.350 per US Dollar di pasar keuangan pada Selasa pagi ini, termasuk pada awal perdagangan di bursa saham.

Dummy P18