Pekanbaru, elaeis.co - Warga Desa Pangkalan Gondai, Kecamatan Langgam, nyaris enam bulan ini diresahkan dengan kehadiran gajah. Kawanan gajah liar selalu merusak kebun sawit mereka.
Salah seorang warga, Kahar, mengaku bahwa saat ini, para pemilik kebun terus menjaga kebun mereka untuk menghalau saat kawanan gajah mendatangi kebun mereka.
"Iya, warga sampai kini masih terus menjaga kebun sawit mereka. Karena kerap kali gajah kembali dan merusak kebun sawit mereka, setelah dihalau," katanya, Kamis (4/5).
Dia mengatakan bahwa sejauh ini tim dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau telah turun ke lokasi untuk membantu menghalau gajah itu.
Namun setelah tim pergi, gajah kembali merusak tanaman sawit milik masyarakat. Bahkan sampai saat ini sudah nyaris puluhan hektare tanaman sawit dirusak gajah.
"Kami mengharapkan ada tim dari BKSDA atau pemerintah setempat ikut bersama-sama memikirkan solusi agar gajah tak kembali lagi merusak tanaman sawit masyarakat," kata dia.
"Mungkin lahan sawit tersebut adalah jalur mereka tapi kini telah berubah menjadi lahan masyarakat. Itu yang harus dicarikan solusinya," tambahnya.
Kebun Sawit Warga Langgam Berantakan Disatroni Gajah Liar, BBKSDA Diminta Turun Tangan
Diskusi pembaca untuk berita ini