Jakarta, elaeis.co - Salah satu konglomerasi perkebunan kelapa sawit nasional, Sinar Mas Agribusiness and Food, diketahui telah mengambil sejumlah langkah strategis.
Tujuannya adalah guna memastikan agar Sinar Mas tetap membangun industri pertanian dan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.
"Berpedoman pada Kebijakan Sosial dan Lingkungan (KSLG) yang komprehensif, Sinar Mas Agribusiness and Food menetapkan standar terdepan di industri minyak kelapa sawit," kata Jesslyne Widjaja selaku Direktur Eksekutif Sinar Mas Agribusiness and Food.
Dikutip elaeis.co, Selasa (12/3/2024), Jesslyne Widjaja mengatakan hal itu dilakukan untuk memastikan diterapkannya praktik bisnis berkelanjutan di seluruh rantai pasok Sinar Mas.
"Komitmen ini menegaskan etos Sinar Mas Agribusiness and Food dalam menyelaraskan pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pelestarian lingkungan," ia menambahkan.
Selain itu, pihaknya juga melakukan langkah berskala internasional dan terbilang sangat strategis, yaitu bergabung ke dalam World Business Council for Sustainable Development (WBCSD).
Jesslyne mengumumkan bahwa Sinar Mas Agribusiness and Food, perusahaan agrobisnis dan produsen minyak kelapa sawit global terkemuka, bergabung menjadi anggota terbaru WBCSD.
Ia bilang, Sinar Mas bergabung dalam jejaring bisnis global yang terdiri dari 200 perusahaan yang berkomitmen pada percepatan transisi menuju dunia yang lebih berkelanjutan.
Selain itu, Jesslyne menyebutlan, partisipasi Sinar Mas Agribusiness and Food sebagai anggota organisasi ini bertujuan memajukan pencapaian Prinsip-Prinsip Panduan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengenai Bisnis dan Hak Asasi Manusia.
Caranya adalah dengan memanfaatkan keahlian dan sumber daya kolektif kelompok untuk mendorong perubahan positif sekaligus membawa perspektif bisnis Asia Tenggara dalam menangani berbagai prioritas global.
“Di WBCSD, kami tergabung dengan jaringan perusahaan global yang bertujuan mempercepat dan memperluas praktik berkelanjutan," kata Jesslyne Widjaja
"Khususnya di bidang-bidang yang paling penting bagi bisnis, lingkungan, dan masyarakat tempat Perusahaan beroperasi,” Jesslyne Widjaja menambahkan.
Ia bilang, Sinar Mas Agribusiness and Food meyakini kekuatan kemitraan untuk mengatasi permasalahan yang kompleks dan saling terkait.
"Dan kami berharap dapat belajar dan berkembang bersama WBCSD beserta anggotanya untuk mewujudkan perubahan yang ambisius dan diperlukan dalam mendukung transisi menuju dunia yang lebih berkelanjutan,” beber Jesslyne Widjaja .
Kata dia, Sinar Mas Agribusiness and Food akan berkontribusi pada jalur pertanian dan pangan yang bertujuan meningkatkan kolaborasi di antara berbagai sektor dan mendukung alur kerja mata pencaharian yang berkeadilan.
"Fokus utama Sinar Mas Agribusiness and Food dalam alur kerja ini adalah mendukung terciptanya sistem pertanian dan pangan yang berkembang dan tangguh," kata Jesslyne.
Dengan demikian, ujarnya, hal itu mendukung penghidupan yang adil bagi seluruh pekerja, dengan menempatkan kesejahteraan petani sebagai inti dari sistem pangan.
Ia menyebutkan, sistem pangan bertanggung jawab terhadap kurang lebih sepertiga emisi gas rumah kaca yang disebabkan aktivitas manusia.
Menurutnya, pengumuman baru-baru ini seperti deklarasi COP28 mengenai pertanian berkelanjutan dan peta jalan global FAO untuk sistem pertanian pangan, menunjukkan semakin berkembangnya konsensus global.
Khususnya, beber Jesslyne, mengenai peran terpadu yang harus dijalankan sektor pertanian dan pangan dalam solusi iklim.
Terkait keputusan Sinar Mas Agribusiness and Food untuk bergabung dengan organisasinya, Presiden dan CEO WBCSD Peter Bakker mengaku senang.
“Kami sangat senang menyambut bergabungnya Sinar Mas Agribusiness and Food ke jaringan global kami dan merayakan komitmennya dalam mendorong perubahan positif pada sistem pertanian dan pangan," kata Peter Bakker.
"Kami berharap dapat bekerja sama dengan Sinar Mas Agribusiness and Food dan memanfaatkan keahlian kolektif dalam komunitas kami untuk mewujudkan perubahan yang ambisius dan diperlukan demi mewujudkan dunia yang lebih berkelanjutan,” tegas Peter Bakker.
Konglomerasi Sawit Nasional Ini Bergabung ke WBCSD
Diskusi pembaca untuk berita ini