Dummy P17

Padang, elaeis.co - Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (Gapki) Sumbar, Bambang Wiguritno, mengaku memiliki sejumlah harapan terhadap pelaksanaan musyawarah nasional (Munas) XI Gapki, yang dijadwalkan pada 8 sampai 10 Maret mendatang di Jakarta.

Munas XI itu sendiri sudah dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin di Jakarta pada Jumat (3/3) lalu. Salah satu agenda munas adalah memilih kepengurusan Gapki yang baru, untuk menggantikan kepengurusan periode sebelumnya yang telah berakhir masa baktinya.

"Banyak harapan yang kita gantungkan kepada ketua umum (ketum) terpilih," kata Bambang kepada elaeis.co melalui sambungan  telepon, MinggU 95/3).

Dummy P20

Antara lain, menurut Bambang, ketum baru bersama jajaran pengurus lainnya mampu menjembatani hubungan antarcabang sehingga terjalin singkronisasi program dan kegiatan, yang didedikasikan untuk para pengusaha kelapa sawit.

Bambang juga berharap ketum yang baru, yang kelak akan terpilih melalui forum Munas XI, mampu menjadi jembatan yang efektif untuk hubungan kalangan dunia usaha dengan pemerintah, terutama dari jajaran instansi terkait.

"Yang paling sangat kita harapkan adalah kepengurusan Gapki yang baru di tingkat nasional mampu mencari jalan keluar dari persoalan kasus tumpang-tindih lahan," ungkapnya.

Dummy P21

Bambang menyebut, kasus tumpang-tindih lahan sawit selama ini cukup banyak menyita energi dan pikiran, dan menjadi penghambat untuk pengembangan komoditas itu ke depan.

Bambang sendiri mengakui, untuk kasus tumpang-tindih lahan tidak terlalu menonjol di Sumbar. "Yang banyak terjadi adalah kasus penyerobotan lahan," ungkapnya.
 

Dummy P18