Bengkulu, elaeis.co - Sepanjang tahun 2026 Provinsi Bengkulu mendapat jatah target Peremajaan Sawit Rakyat dari Badan Pengelolaan Dana Perkebunan (BPDP) seluas 3.500 hektar. Target ini dinilai dapat dicapai lantaran tidak sedikit kebun masyarakat yang sudah tua dan tidak produktif.
Baru-baru ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah merilis jumlah luasan kebun yang diusulkan untuk diremajakan seluas 212 hektar. Dimana target secara nasional untuk kabupaten ini seluas 500 hektar.
212 hektar tadi merupakan kebun kelapa sawit milik dua kelompok tani. Yakni 191 hektar milik kelompok tani Selupu Lama dan 21 hektar milik kelompok tani Sumber Tani.
"Kami sebagai asosiasi sangat menyambut baik program PSR ini. Sebab program ini sangat dibutuhkan oleh petani Bengkulu Tengah bahkan umumnya juga petani Bengkulu," ujar Sekretaris Apkasindo Bengkulu, Jon Simamora kepada elaeis.co, Senin (3/8).
Cerita Jon, saat ini banyak kebun petani yang kurang produktif lantaran tidak dibangun menggunakan bibit unggul. Sehingga perlu diremajakan untuk meningkatkan produksi tadi.
Bukan hanya itu, tidak sedikit pula kebun kelapa sawit yang ada di Provinsi Bengkulu sudah berusia tua. Yakni usianya diatas 25 tahun.
"Bicara mengenai usulan 212 hektar di Bengkulu Tengah tadi, sebenarnya belum menyentuh semua kebun yang berproduksi rendah. Artinya masih bisa dimaksimalkan lagi, sebab kuota target kita 500 hektar. Untuk itu kita berharap Pemkab Bengkulu Tengah turun langsung hingga lini petani dan mendorong mereka untuk mengajukan PSR," terangnya.
Ini juga lanjut Jon, dapat menjadi contoh bagi kebupaten lain. Sehingga PSR hingga 3.500 hektar tercapai dan benar -benar menjadi jalan memperbaiki kebun masyarakat di Bengkulu ke depan.
Untuk diketahui, PSR di provinsi Bengkulu dipusatkan di lima kabupaten yang ada. Yakni Kabupaten Bengkulu Utara dengan luas 1.250 hektare. Lalu disusul Kabupaten Mukomuko seluas 750 hektare. Daerah lainnya yakni Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu Selatan, dan Seluma yang masing -masing ditargetkan 500 hektare.
Target 3.500 Hektar Kebun Sawit di Bengkulu Harusnya Bisa Digenjot
Diskusi pembaca untuk berita ini