Dummy P17

Pekanbaru, elaeis.co - Program Sarana dan Prasarana (Sarpras) menjadi salah satu program yang dinilai dapat mendukung keberlanjutan perkebunan kelapa sawit di Indonesia, termasuk di Provinsi Riau. Program ini dilahirkan pemerintah melalui Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau mencatat, ada 11 capaian program Sarpras sepanjang 2021-2024 ini.

"Usulan ini datang dari 7 kabupaten kota yang meliputi Siak, Rokan Hulu, Pelalawan, Kampar, Kuansing, Dumai dan Bengkalis," ujar Kadisbun Riau, Syahrial Abdi saat FGD yang digelar Asosiasi Sawitku Masa Depanku (Samade), Kamis (20/6) di Pekanbaru.

Dummy P20

Baca Juga: BPDPKS Bikin Syarat Sulit, Program Sarpras di Kalteng Jalan di Tempat

Dari Kabupaten Siak, kata Syahrial, ada 3 usulan, yakni pengusulan pembuatan atau peningkatan jalan sepanjang 3,3 km di kebun seluas 170 hektar. Sarpras ini diusulkan oleh KUD Tinera Jaya di Kelurahan Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit. Usulan ini telah selesai direalisasikan dengan biaya sebesar Rp4,79 miliar lebih dari BPDPKS.

Kemudian usulan alat transportasi dari KUD Karya Dharma III di Kecamatan Koto Gasib dengan nominal anggaran sebesar Rp515 juta. Usulan ini telah mendapat SK dari Dirut dan BPDPKS.

Dummy P21

Selanjutnya ada usulan pembuatan/peningkatan jalan dari Koperasi Mutiara Banso Riau Kampung Kuala Gasib dengan panjang jalan mencapai  8,4 km. Usulan anggaran sebesar Rp15,1 miliar dan telah mendapatkan rekom dan Provinsi Riau.

Baca Juga: Begini Cerita Dirjenbun Menonaktifkan Pengusulan Sarpras di Seruyan

Dari Kabupaten Rokan Hulu, ada juga usulan pembuatan/ peningkatan jalan dari koperasi KT Tunas Harapan Desa Rambah Muda sepanjang 4,5 km di kuas lahan 54,8 hektar. Sementara anggaran yang diajukan Rp1,25 miliar lebih dan telah mendapat SK dari Dirut dan BPDPKS.

Kemudian di Kabupaten Pelalawan ada KUD Bina Usaha Baru di desa Bukit Jaya yang mengajukan intensifikasi di kebun seluas 471 hektar. Dimana anggaran yang diajukan sebesar Rp6,26 miliar dan telah mendapat SK dari Dirut dan BPDPKS.

Dummy P18