Bengkulu, elaeis.co - Belasan warga
Desa Pering Baru, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma, Bengkulu, mendatangi pabrik kelapa sawit PT Cahaya Ginda Ganda (CGG), Kamis (27/4) kemarin.
Mereka memprotes keberadaan dan kebijakan pengelola pabrik yang dinilai tidak menaati aturan terkait pemenuhan tenaga kerja lokal.
Kepala Desa Pering Baru, Ausin, mengatakan beberapa waktu lalu pihak perusahaan datang ke rumahnya untuk bersilaturahmi dan berkoordinasi terkait penerimaan tenaga kerja. Sayangnya, perusahaan hanya membutuhkan seorang warga untuk bekerja di perusahaan tersebut.
"Dari laporan perusahaan yang mengontrak di lahan hak guna usaha (HGU) PTPN VII ini, hanya satu warga yang dibutuhkan untuk jadi karyawan. Sementara ada beberapa lowongan lagi ditujukan untuk tenaga ahli yang bukan untuk warga setempat," terang Ausin, kepada elaeis.co, Kamis (27/4) kemarin.
Ausin menyayangkan langkah tersebut mengingat saat ini masih banyak warganya yang tengah menganggur dan bahkan beberapa warga yang melamar pekerjaan ditolak mentah-mentah oleh perusahaan.
Padahal dalam peraturan pemerintah Kabupaten Seluma dalam hal ini Perbub menyatakan perusahaan di daerah harus menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 80 persen demi mengurangi pengangguran.
"Warga desa yang melamar kerja tidak diterima. Sedangkan PT tersebut berada di wilayah desa kami, seharusnya bisa mengambil tenaga kerja dari desa ini, akan tetapi pihak PT ini lebih memilih untuk mengambil tenaga pekerjaan dari luar,'' jelasnya.
Pihaknya pun berharap agar perusahaan sawit ini dapat berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah dengan memberdayakan masyarakat lokal demi menunjang taraf hidupnya.
Ditambahkan warga setempat, Hezon Mardiyono, jika perusahaan ini tidak memenerima tenaga kerja dari warga desa setempat, maka dalam waktu dekat warga akan turun untuk berdemonstrasi.
''Kami akan mendatangi pihak PT untuk melakukan koordinas agar warga desa kami sebagai tetangga yang ada di wilayah PT CGG agar dapat terima sebagai tenaga kerja,'' jelasnya.
Belasan Warga Datangi PT CGG, Protes Kebijakan Rekrutmen Tenaga Kerja
Diskusi pembaca untuk berita ini