Rohul, elaeis.co - Pernahkah Anda mengunjungi Desa Rantau Sakti di Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau? Mayoritas warga desa ini sukses berkat penerapan sistem pertanian terpadu.
Mayoritas warga desa yang kini dipimpin oleh Kepala Desa Purwadi ST MM itu berprofesi sebagai petani kelapa sawit.
Karena banyak areal perkebunan kelapa sawit, maka berdirilah beberapa Pabrik Kelapa Sawit (PKS), bahkan juga ada pabrik minyak goreng.
Limbah dari PKS itu kemudian dimanfaatkan untuk diolah menjadi gas sehingga di Desa Rantau Sakti juga berdiri Pembangkit Listrik Tenaga Bio Gas (PLTBG).
Sudah lebih-kurang 10 tahun ini listrik di Desa Rantau Sakti disuplai oleh PLTBG. Bahkan desa tetangga juga kebagian.
"Alhamdulillah sudah lebih-kurang 10 tahun PLTBG ini berdiri dan memberikan penerangan listrik bagi desa kami," ucap Kades Purwadi.
Tidak itu saja, limbah cair PLTBG ternyata juga dimanfaatkan dengan sangat baik oleh para petani di Desa Rantau Sakti sebagai pupuk untuk tanaman pangan seperti cabe.
Dengan pupuk itulah, saat ini para petani di Desa Rantau Sakti bisa memproduksi cabe sekira 3 sampai 4 ton per hari.
"Petani kami sangat terbantu dengan limbah cair PLTBG untuk dijadikan pupuk. Kami tidak lagi tergantung kepada pupuk kimia yang relatif jauh lebih mahal," terang Purwadi lagi.
Untuk menambah penghasilan, para petani juga mengelola kegiatan peternakan ayam petelur dan bebek di area kebun.
Pada Kamis (6/7), Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyambangi Rantau Sakti, yang didampingi sejumlah pejabat teras di lingkup Pemprov Riau.
Gubri pun spontan mengeluarkan pujiannya. "Kalau desa-desa di Riau bisa mencontoh petani di Desa Rantau Sakti ini, tentu tak akan ada lagi yang namanya inflasi di Riau. Karena kebutuhan cabe terpenuhi, begitu juga telur dan daging," kata Gubri usai melakukan peninjauan.
Di depan media, Gubri Syamsuar juga menghimbau agar sistem pertanian terintegrasi seperti di Desa Rantau Sakti bisa dicontoh oleh petani-petani di desa lain.
"Ini patut kita jadikan role model," tegas Gubri mengapresiasi.
Agar Desa Rantau Sakti lebih maju, Gubri juga membantu agar PLN segera masuk. Termasuk rencana penambahan atau pembangunan SMA di desa itu.
Berbasis Sawit, Mayoritas Warga Desa Ini Sukses Berkat Penerapan Sistem Pertanian Terpadu
Diskusi pembaca untuk berita ini