Dummy P17

Sementara itu, produksi sawit nasional mencapai sekitar 56 juta ton, dengan total ekspor berbagai produk olahan sawit menembus 32 juta ton.

Menurut Amran, besarnya potensi tersebut harus diimbangi dengan tata kelola ekspor yang lebih kuat dan transparan. Pemerintah juga ingin memastikan devisa hasil ekspor dapat masuk optimal ke dalam negeri.

Selain itu, penguatan pengawasan ekspor dinilai penting untuk menekan berbagai praktik yang selama ini merugikan negara, seperti under invoicing, transfer pricing, hingga pelarian devisa hasil ekspor.

Dummy P20

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menilai momentum ini menjadi titik penting bagi Indonesia untuk mengambil kembali kendali atas komoditas strategis nasional.

Menurut Sudaryono, selama bertahun-tahun harga hasil bumi Indonesia justru lebih banyak dipengaruhi mekanisme pasar luar negeri meskipun Indonesia menjadi produsen utama.

“Bertahun-tahun, negara lain mendikte harga hasil bumi Nusantara. Kita memproduksi kelapa sawit terbanyak. Kok harganya ikut aturan luar?” kata Sudaryono.

Dummy P21

Ia menegaskan pemerintah ingin Indonesia mulai menjadi penentu aturan main dalam perdagangan komoditas global, bukan hanya sekadar pemasok bahan mentah.

“Sekarang saatnya berubah. Kabinet Merah Putih mendapat titah. Harga nikel, sawit, batu bara, karet, hingga emas wajib ditentukan di dalam negeri,” ucapnya.

Dummy P18