Simpang Ampek, elaeis.co - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat (Pasbar), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) bakal me-replanting atau meremajakan 750 hektar (Ha) kebun sawit milik rakyat di tahun 2024 ini.
Rencana tersebut diungkapkan oleh Pelaksana tugas Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Pasbar, Afrizal, seperti dikutip elaeis.co dari laman RRI, Selasa (23/7/2024).
Afrizal bilang proses replanting itu dilakukan sebagai bagian dari program peremajaan sawit rakyat (PSR) dan sebagai upaya untuk meningkatkan produktifitas kelapa sawit di Pasbar.
Baca juga: 740 Hektar Kebun Sawit di Dua Kabupaten Provinsi Jambi Didorong untuk Replanting
"Peremajaan kebun sawit rakyat seluas 740 Ha di tahun 2024 ini merupakan target dari Pemkab Pasbar," ungkap Afrizal
Ia menerangkan, target tersebut akan menyasar pada perkebunan sawit yang hanya mampu memproduksi tandan buah segar (TBS) sebanyak 10 ton per Ha per tahun.
Peremajaan, kata dia, sangat diperlukan karena bila pohon sawit sudah berusia 25 tahun, maka produktivitasnya sudah menurun.
“Pelaksanaan peremajaan kelapa sawit di Pasaman Barat dirasakan manfaatnya oleh para penerima atau petani dalam upaya meningkatkan produktivitas tanaman kelapa sawit,” kata Afrizal.
Afrizal menyebutkan, Pasaman Barat memiliki perkebunan kelapa sawit seluas 189.508 Ha berdasarkan data statistik dengan rincian luas perkebunan besar atau perusahaan seluas 62.574 Ha luas perkebunan rakyat seluas 126.934 Ha.
Baca juga: Sedang Replanting, Petani Sawit Raup Untung dari Program Kesatria
Selanjutnya, kata dia menambahkan, potensi untuk peremajaan kelapa sawit rakyat untuk Pasaman Barat seluas 126.934 Ha.
"Kalau kita bandingkan untuk luasan potensi perkebunan rakyat, baru 2 persen dalam pelaksanaan peremajaan kelapa sawit. Mudah-mudahan program ini terus berlangsung tiap tahun," ungkapnya.
Pasbar Bakal Replanting di 750 Ha Kebun Sawit Rakyat
Diskusi pembaca untuk berita ini