Dummy P17

Bengkulu, Elaeis.co - Petani sawit diingatkan untuk membeli pupuk kimia hanya dari toko atau distributor resmi. Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya kasus penjualan pupuk hasil curian yang dapat membahayakan tanaman dan mengakibatkan implikasi hukum serius.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, M Rizon menekankan, pentingnya memastikan bahwa pupuk kimia yang digunakan petani sawit berasal dari sumber yang sah. Sebab membeli pupuk hasil pencurian dapat membawa konsekuensi hukum yang serius bagi para petani.
"Kami minta petani membeli pupuk di toko pupuk resmi dan distributor jelas," kata Rizon, Minggu 14 April 2024.

Baca Juga: Petani Sawit di Bengkulu Masih Bergantung pada Pinjaman Touke Sawit

Dummy P20

Rizon menjelaskan, bahwa tindakan membeli pupuk kimia dari hasil pencurian dapat membuat petani sawit terjerat dalam kasus pidana. Bahkan tindakan itu tidak hanya merugikan petani itu sendiri, tetapi juga industri pertanian secara keseluruhan.
"Membeli pupuk kimia hasil curian tentu saja merugikan petani sawit dan industri pertanian secara keseluruhan," tuturnya.

Kasus penjualan pupuk hasil curian bukanlah masalah baru di dunia pertanian. Sebelumnya, telah terjadi beberapa insiden di mana pupuk kimia yang diperoleh secara ilegal menyebabkan kerugian besar bagi petani.
"Kasus seperti itu bukan hal baru, kadang ada juga petani sawit yang tanpa sengaja membeli pupuk kimia dari hasil pencurian, makanya kita minta mereka membeli di sumber resmi," tutupnya.

Baca Juga: Biaya Kuliah Mahal, Beasiswa Sawit Bisa Jadi Pilihan

Dummy P21

Salah satu petani sawit di Bengkulu, Ahmad mengaku, membeli pupuk dari sumber yang sah menjadi kunci untuk menghindari masalah yang mungkin timbul. Oleh sebab itu, dirinya selalu menghindari membeli pupuk dari orang yang menawarkan langsung ke rumah.
"Saya selalu memastikan membeli pupuk dari toko yang terpercaya. Hal ini tidak hanya untuk keamanan tanaman saya tetapi juga untuk menghindari masalah hukum," ujar Ahmad.

Selain itu, menurut Ahmad, membeli pupuk dari sumber yang tidak jelas berisiko mendapatkan pupuk dengan kualitas yang rendah. Sehingga dapat mengakibatkan penurunan produktivitas tanaman dan kerugian finansial.
"Tentu saja takut beli pupuk dari sumber yang tidak sah, takut saja nanti tidak berkualitas dan palsu," pungkasnya.


 

Dummy P18